
Rantau Panjang – Di tengah gempuran arus digital, perpustakaan MTsN 2 Merangin tetap menjadi primadona bagi para siswa untuk memperdalam ilmu pengetahuan. Setiap harinya, ruang perpustakaan dipadati oleh siswa-siswi yang antusias mengeksplorasi ribuan koleksi buku, mulai dari literatur agama, sains, hingga fiksi inspiratif.
Kegiatan literasi ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menumbuhkan minat baca sejak dini, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem belajar yang literat bagi seluruh warga madrasah.

Optimalisasi Layanan dan Kenyamanan
Di bawah kepemimpinan Kepala Perpustakaan, Septiani Marzain, S.Pd., perpustakaan madrasah kini hadir dengan suasana yang lebih tertata dan nyaman. Penataan ruang yang rapi serta kemudahan akses dalam mencari referensi membuat para siswa betah berlama-lama membaca maupun mengerjakan tugas diskusi kelompok.
Septiani Marzain, S.Pd. mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya memperbarui koleksi buku dan memberikan layanan terbaik bagi para siswa.
"Kami ingin perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tapi menjadi 'jantung' pendidikan di madrasah ini. Kami sangat bangga melihat antusiasme anak-anak yang tinggi dalam memanfaatkan fasilitas ini untuk memperluas wawasan mereka," ujarnya.

Kegiatan Literasi Terstruktur
Aktivitas di perpustakaan tidak hanya sebatas membaca bebas. Pihak perpustakaan juga mengarahkan siswa untuk melakukan pengisian jurnal membaca sebagai bentuk evaluasi dan pemahaman terhadap buku yang telah dibaca. Kegiatan ini diharapkan dapat melatih daya kritis serta kemampuan merangkum informasi bagi para siswa.
Kepala Madrasah, Sanadi, S.Pd.I, mengapresiasi kinerja tim perpustakaan dalam mendukung visi madrasah yang unggul dan cerdas. Dukungan ini juga diperkuat oleh jajaran tata usaha yang dipimpin oleh Zainal Abidin, S.Pd.I, terutama dalam hal pemeliharaan sarana penunjang literasi.

Harapan Kedepan
Dengan semakin aktifnya siswa mengunjungi perpustakaan, MTsN 2 Merangin berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya mahir secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman wawasan melalui kebiasaan membaca.
"Membaca adalah jendela dunia. Dengan rutin ke perpustakaan, kami merasa lebih siap menghadapi tantangan pelajaran di kelas karena referensi yang kami dapatkan jauh lebih luas," ungkap salah satu siswa yang sedang asyik membaca buku di pojok baca perpustakaan.
|
40x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...