
Rantau Panjang � Dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang lebih berkarakter, bermakna, dan berpusat pada nilai-nilai kasih sayang, MTsN 2 Merangin menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertajuk "Menguatkan Budaya Belajar yang Humanis Melalui Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)". Kegiatan ini berlangsung di Ruang Guru MTsN 2 Merangin pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pengawas Madrasah, Bapak Muslim, serta diikuti dengan antusias oleh seluruh Majelis Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) lingkungan MTsN 2 Merangin.

Acara diawali dengan prosesi pendaftaran peserta pada pukul 08.30 WIB dan secara resmi dibuka oleh Kepala MTsN 2 Merangin, Sanadi, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya bagi para pendidik untuk terus bertransformasi dan menghadirkan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada pendekatan humanis dan kasih sayang.
"Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar konsep akademik semata, melainkan ruh pembelajaran yang mendidik dengan hati, membentuk karakter mulia, dan menciptakan ekosistem sekolah yang aman serta ramah bagi anak," tegas Kepala Madrasah.
Sesi materi dipandu oleh narasumber utama, Suryati, S.H.I., M.Pd. (Waka Kurikulum MTsN 2 Merangin), dengan didampingi oleh Dison, S.Pd. selaku Ketua Tim Inti Kurikulum Berbasis Cinta MTsN 2 Merangin.
Rangkaian pembekalan dikemas secara interaktif dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, hingga refleksi melalui 4 fokus pembahasan utama:

Kebijakan Implementasi KBC: Mengupas latar belakang dicetuskannya Kurikulum Berbasis Cinta, arah kebijakan madrasah, serta berbagai tantangan dunia pendidikan masa kini.
Filosofi dan Nilai-Nilai KBC: Menginternalisasi 5 pilar cinta utama, yaitu:
Cinta kepada Allah SWT dan Rasul
Cinta kepada Ilmu
Cinta kepada Alam
Cinta kepada Sesama Manusia
Cinta kepada Tanah Air

Strategi Implementasi Pembelajaran: Membahas integrasi nilai cinta ke dalam perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, pembentukan budaya kelas, penguatan karakter, serta penerapan asesmen berbasis karakter.
Workshop Praktis Penyusunan Perangkat Pembelajaran
Memasuki sesi siang setelah ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan workshop mandiri. Pada sesi ini, seluruh peserta diajak untuk menyusun perangkat pembelajaran yang responsif dan selaras dengan nilai-nilai KBC. Para guru berhasil menyusun dokumen pendukung secara konkret, yang meliputi:
Modul Ajar
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Instrumen Asesmen Berbasis Karakter
Rencana Tindak Lanjut (RTL)
Kegiatan masih berlansung dan akan diakhiri pada pukul 16.00 WIB dengan sesi presentasi hasil karya guru, evaluasi bersama, penetapan RTL, serta penutupan resmi. Melalui pelatihan IHT ini, seluruh GTK MTsN 2 Merangin diharapkan siap mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara optimal demi menciptakan iklim belajar yang inklusif, ramah, dan berakhlak mulia.
(humas/rd)
|
219x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...